Minggu, 12 April 2009

BINGKISAN BUAT CALON ISTRI


Kepada Calon Istriku...

Assalammu'alaikum Wr. Wb....

Apa kabar calon istriku? Hope u well and do take care... Allah selalu bersama kita.

Calon Istriku...
Masihkah menungguku.. .? Hm... menunggu, menanti atau whateverlah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?! Menunggu... hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'. Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa. Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu. Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat.

Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan- Nya, melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu, atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati. Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong. Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa.

Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu. Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih.

Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif. Mumpung waktu kita masih banyak luang. Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga. Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak. Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak.

Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang. Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda. Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit. Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber. Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang tikus'.

Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini. Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit. Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan. Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik. Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri.

Calon Istriku...
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu. Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang. Karena jalan ini masih panjang. Banyak hal yang menghadang. Hatiku pun melagu dalam nada angan. Seolah sedetik tiada tersisakan. Resah hati tak mampu kuhindarkan. Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan. Karang asaku tiada ' kan terkikis dari panjang jalan perjuangan hanya karena sebuah kegelisahan. Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan. Keputusan besar untuk datang kepadamu.

Calon Istriku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu. Percayalah padaNYA, Yang Maha Pemberi Cinta, bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir. Yakinlah saat itu pasti ' kan tiba.

Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu. Karena kecantikan hati dan iman yang dicari. Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu. Karena aura keimananlah yang utama. Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga. Merasuk dan menembus relung jiwa.

Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan. Hanya karena kau lelah menunggu. Apalagi hanya demi sebuah pernikahan. Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.

Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil. Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup. Pasrahkan inginmu sedalam kalbu pada tahajjud malammu. Bariskan harapmu sepenuh rindumu pada istikharah di shalat malammu. Pulanglah padaNYA, ke dalam pelukanNYA. Jika memang kau tak sempat bertemu diriku, sungguh itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci. Dan kau terpilih menjadi ainul mardhiyah di jannahNYA.

Calon Istriku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik. Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita. Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya. Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita.

Calon istriku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah ' kan menjelang jua. Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan. Apa kabarkah kau di sana ? Lelahkah kau menungguku berkelana, lelahkah menungguku kau di sana ? Bisa bertahankah kau di sana , tetap bertahanlah kau di sana . Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu. Bila waktu itu telah tiba, kenakanlah mahkota itu, kenakanlah gaun indah itu. Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti...

Calon istriku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir. Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera, kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang. Cinta membuat hati terasa terpotong-potong. Jika di sana ada bintang yang menghilang, mataku berpendar mencari bintang yang datang. Bila memang kau pilihkan aku tunggu sampai aku datang.

Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat. Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia, dan mendapat yang terbaik dari-Nya. Aku tak pernah berharap kau ' kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini. Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup. Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini. Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau 'tuk dikagumi. Akulah orang yang ' kan selalu mengagumi, mengawasimu, menjagamu dan mencintaimu.

Calon Istriku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu, hanya bisa merindukanmu. Dan tetaplah berharap, terus berharap. Berharap aku ' kan segera datang. Jangan pernah berhenti berharap. Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup.

Bila kau jadi istriku kelak, jangan pernah berhenti memilikiku dan mencintaiku hingga ujung waktu. Tunjukkan padaku kau ' kan selalu mencintaiku. Hanya engkau yang aku harap. Telah lama kuharap hadirmu di sini. Meski sulit harus kudapatkan. Jika tidak kudapat di dunia, ' kan kukejar sang ainul mardhiyah yang menanti di syurga.

Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat, aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu. Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku, pelarian perasaanku dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku. Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti apa yang akan ku hadapi dan apa yang harus kucari dalam hidup.

Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini untuk dirimu yang selalu bijaksana. Aku goreskan syair sederhana ini, untuk dirimu yang selalu mempesona. Memahamiku dan mencintaiku apa adanya. Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku. Semoga...

Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki
(Dewi Khayalan - Daun Band)

Ya Allah... ringankanlah, kerinduan yang mendera. Kupanjatkan sepotong doa setiap waktu, karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku.
Ya Allah... ampuni segala kesilafan hamba yang hina ini ringankan langkah kami. Beri kami kekuatan dan kemampuan tuk melengkapkan setengah dien ini, mengikuti sunnah RasulMu jangan biarkan hati-hati kami terus berkelana tak perpenghujung yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan yang telah Engkau berikan.

Wassalamu'alaikum.

Penuh Cinta Selalu Untuk Selamanya,

Selasa, 07 April 2009

UNTAIAN DOA


Ya Allah, bila aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu…

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMu…

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu, agar aku tidak terjatuh dalam jurang cinta semu…

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tak berpaling aku selain pada hatiMu…

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu…

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tak lalai aku merindukan syurgaMu

Amien…

Senin, 06 April 2009

ISI HATI


Duhai Sahabatku janganlah kalian menjauh dari yang memberikan kebahagiaan yaitu ALLAH yang maha kasih dan penyayang,,,duhai sahabatku ana telah merasakan hal itu disaat saya jauh darinya hati ini terasa sesak tak tahu hendak kemana ,namun alhamdulillah ALLAH begitu penyayang masih menyadarkan Ana sehinggah menemukan kembali jalan yang terang dan lurus itu....duhai sahabatku janganlah pernah jauh dariNya sebab engkau pasti menderita tampaNya .....Ingatlah itu sahabatku ...

Selasa, 10 Maret 2009

BUKU RUJUKAN PENYEJUK HATI




Insayallah dengan Kehendak ALLAH Azza Wa Jallah

Bahwa untuk mengembalikan kemurnian dan kejayaan islam di muka bumi dan untuk keselamatan kita semua di akhirat kelak.Alangkah baiknya jika kita memiliki dan selalu menyimak buku - buku yang tersebut di bawah ini :

1 . Kitab Tauhid : Oleh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah

2 . Buku Jalan Golongan Yang Selamat : Oleh Muhammad Bin jamil Zainu Rahimaullah

3 . Buku Sifat Shalat nabi : Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Albani Rahimahullah .

4 . Dosa - dosa Yang di anggap Biasa : Oleh Muhammad Sholeh Al Munajjid .

5 . Kumpulan Fatwa - Fatwa Ulama Ahlus sunnah Wal Jama'ah .

6 . Lima Risalah Hijab : Oleh Imam Ibnu Taimiyah Rahimahullah

7 . Kasyfu syubuhat : Oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Rahimahullah .

Dengan selalu menyimak Buku - buku diatas adalah sebuah wasilah perbaikan kepribadian kita aqidah , akhlaq , tazkiyatus nufus dll yang mengarah kepada perbaikan kondisi ummat islam secara umum .dan kita menyadari bahwa hidayah kembali kepada Rabb Semesta Alam .

2 SYARAT KEBAHAGIAAN


Duhai Saudaraku ....
kalau anda ingin bahagia , tentram jiwamu maka ingatlah 2 hal dan lupakanlah 2 hal yaitu :
2 hal yang harus di ingat :
- tanamkanlah dalam jiwamu bahwasanya Allah senantiasa melihatmu,setiap gerak - gerikmu dan semau yang anda lakukan
- Ingatlah terus kematian .
2 hal yang harus di lupakan :
-Lupakanlah kebaikan - kebaikan yang telah anda lakukan
- Lupakanlah kesalahan - kesalahan orang lain yang mungkin sengaja atau tidak sengaja mereka berbuat salah terhadapmu sebagaimana anda ingin kalau Allah mengampuni dosa - dosamu .
Ingatlah Itu Duhai Sahabatku ...........

WANITA PENYEJUK HATI


Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menyebutkan dalam salah satu hadistnya menjelaskan kepada kita tentang ciri wanita shalehah yaitu tatkala engkau melihat kepadanya tentram jiwamu serta sejuk hatimu karna kecantikannya ( cantik akhlaknya & cantik wajahnya ) dan tatkala engkau menyuruhnya / memerintahnya dia ikhlas dan tulus memenuhi perintahmu .

Senin, 02 Maret 2009

CIRI TEMAN YANG BAIK


Duhai Saudaraku ……..
Teman yang baik dan memberikan kesejukan di dalam jiwa adalah teman yang tatkala engkau mengingatnya atau anda melihat wajahnya engkau serta merta ingat kepada Allah dan ingat hal – hal yang baik sehinggah membuat anda terdorong untuk melakukan kebaikan – kebaikan . maka untuk itu duhai saudaraku carilah teman yang seperti itu agar anda selalu bahagia dan tentram jiwamu sehinggah semakin dekat kepada Rabb Semesta Alam